Stok Telor di Bangka Belitung Ditambah 40,9 Ton Hadapi Permintaan Dapur SPPG

0

Pangkalpinang, ST

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan para pelaku usaha menambah pasokan 40,9 ton telur ayam ras guna mengantisipasi permintaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Penambahan pasokan 40,9 ton telur ini untuk mengantisipasi kenaikan harga, karena permintaan dapur SPPG meningkat,”kata Kepala Disperindag Kepulauan Babel Subekti Saputra di Pangkalpinang Babel, Jumat (10/9).

Ia mengatakan, dapur SPPG akan kembali beroperasi pada Senin (13/7/2026) untuk melaksanakan program MBG di sekolah-sekolah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan permintaan berbagai kebutuhan pokok khususnya telur ayam ras di daerahnya.

“Kita berharap dengan adanya penambahan pasokan telur ayam ini tidak berdampak terhadap kenaikan harga komoditas ini yang akan memberatkan ekonomi dan daya beli masyarakat di daerah ini,”ujarnya.

Ia menyatakan, saat ini stok telur ayam ras di sejumlah gudang distributor sebanyak 32 ton dan dengan adanya penambahan pasokan 40,9 ton ini, maka total stok dalam pekan ini mencapai 72,9 ton.

“Kita memastikan stok telur ayam ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan dapur SPPG dalam menjalankan program MBG ini di sekolah-sekolah,”katanya.

Ia menambahkan, saat ini harga telur ayam ras eceran di sejumlah pasar Kota Pangkalpinang masih bertahan Rp29.000 per kilogram dan telur ayam kampung masih bertahan Rp60.000 per kilogram.

“Program MBG ini sangat baik untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, karena selama dapur SPPG ini libur cukup memberikan dampak terhadap usaha kebutuhan pokok yang melesu karena kurangnya permintaan masyarakat,”katanya.(man)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *