Hadapi Potensi El Nino, Ini Langkah Perumda Tirta Mayang Siapkan Air Bersih

foto: Perkantoran PDAM Tirta Mayang Jambi
Kota Jambi, ST
Perumda Tirta Mayang Kota Jambi memperkuat layanan air bersih dengan menyiapkan langkah mitigasi untuk menghadapi potensi musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino demi menjaga pasokan bagi sekitar 108.000 pelanggan.
“Kami telah mengantisipasi potensi penurunan debit air sungai yang diperkirakan terjadi pada April hingga Agustus melalui berbagai upaya teknis pada sistem pengambilan air baku,”kata Direktur Utama Perumda Tirta Mayang Arianto di Jambi, Senin (13/7).
Ia mengatakan, langkah pertama yang dilakukan adalah mengeruk sedimentasi di area intake atau titik penyadapan air baku. Pengerukan diperlukan karena saat permukaan air sungai menurun, endapan lumpur meningkat sehingga dapat menghambat proses penyedotan air menuju instalasi pengolahan.
Pihaknya juga memindahkan sejumlah titik pipa penyedot air baku ke lokasi yang memiliki debit air lebih besar. Penyesuaian tersebut bertujuan memastikan pipa tetap mampu menjangkau sumber air yang memadai sehingga pasokan air baku untuk diolah menjadi air bersih tetap terjaga.
Perusahaan juga menyiapkan pemasangan pompa fleksibel yang dapat menyesuaikan perubahan tinggi permukaan air sungai. Pompa tersebut dirancang mengikuti kondisi air saat surut maupun naik sehingga proses pengambilan air baku tetap berlangsung secara optimal.
“Salah satu tantangan utama selama musim kemarau adalah menurunnya kemampuan pompa mengalirkan air baku akibat rendahnya permukaan sungai,”katanya.Kehadiran pompa fleksibel diharapkan mampu mengatasi kendala tersebut sekaligus menjaga kontinuitas produksi air bersih.
Arianto berharap dampak El Nino setelah Juli nanti tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap operasional Perumda Tirta Mayang.
Berbagai langkah antisipasi yang telah dipersiapkan sejak dini diharapkan mampu menjaga kualitas pelayanan publik serta memastikan distribusi air bersih kepada seluruh pelanggan di Kota Jambi tetap berlangsung secara berkelanjutan selama musim kemarau.(min)
