Pertamina dan Pemprov Lampung Sidak Penyaluran BBM di SPBU

Bandarlampung, ST
PT Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan Polda Lampung turun langsung melakukan monitoring dan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Bandarlampung untuk memastikan kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai ketentuan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas kendaraan di sejumlah SPBU,”kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Lampung, Budhi Darmawan dalam keterangannya di Bandarlampung, Sabtu (19/9).
Sidak melibatkan Dinas ESDM Provinsi Lampung serta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung dengan menyasar tiga SPBU secara acak.
“Pemantauan mencakup proses pengisian BBM, penggunaan barcode, kesesuaian nomor polisi dengan kendaraan, serta penerapan kuota,”jelas Budhi.
Dia menyampaikan, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU dan menjadi perhatian bersama untuk terus ditangani melalui penguatan koordinasi dan pengawasan di lapangan.
“Kami bersama Pertamina dan Polda Lampung turun langsung melihat kondisi di lapangan, termasuk proses pengisian dan penerapan barcode. Monitoring seperti ini penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sesuai ketentuan,”ujar Budhi.
Sementara itu, Kasubdit Ditreskrimsus Polda Lampung Yustam Dwi Heno menegaskan, pengawasan terhadap penyaluran BBM akan terus dilakukan bersama pihak terkait.
“Apabila dalam pelaksanaannya ditemukan adanya penyimpangan yang mengarah pada tindak pidana, tentunya akan kami telusuri dan tindak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,”tegas Yustam.
Untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat pasokan BBM ke wilayah Lampung.
Memasuki September 2026, rata-rata pasokan BBM ditingkatkan sekitar 3.000 kiloliter (KL) per hari, dari sebelumnya sekitar 2.500 KL per hari lalu pada periode Mei–Agustus menjadi sekitar 2.800 KL per hari.
Peningkatan pasokan dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan kebutuhan di lapangan. Dari sisi ketahanan stok, persediaan BBM di terminal berada dalam kondisi aman. Penerimaan pasokan melalui kapal serta operasional distribusi terus berjalan untuk menjaga kesinambungan penyaluran ke SPBU.(win)
