Tim SAR Bagi Tiga Tim Evakuasi Korban Reruntuhan Rumah di Kota Medan

foto: Tim SAR (ilustrasi)
Medan, ST
Kantor Basarnas Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan membagi tiga tim dalam proses pencarian atau evakuasi korban reruntuhan rumah di kawasan Perumahan Grand Polonia Kota Medan.
“Kami mengoptimalkan pencarian dengan membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU),”ujar Kepala Basarnas Kelas A Medan Hery Marantika, Selasa (21/7).
Hery mengatakan, tiga tim yang dibentuk tersebut melakukan operasi pencarian dengan berbagai tugas yang dilengkapi peralatan yang dibutuhkan.
SRU I melakukan pencarian dan identifikasi korban menggunakan drone thermal milik Basarnas Medan guna mendeteksi kemungkinan keberadaan korban di bawah material bangunan.
Lalu SRU 2 melakukan pencarian dan evakuasi dengan metode Area Search Rescue (ASR) 1 melalui sektorisasi area serta identifikasi potensi bahaya di sekitar lokasi.
Sementara, SRU 3 melakukan pencarian secara cepat pada titik-titik prioritas menggunakan peralatan ekstrikasi untuk membuka akses menuju lokasi yang diduga menjadi posisi korban.
“Dalam operasi ini tim didukung berbagai peralatan, antara lain rescue truck, rescue car double cabin, drone thermal, crane, peralatan mountaineering, peralatan ekstrikasi, alat penerangan, peralatan medis, dan perlengkapan komunikasi,”kata dia.
Hery menjelaskan, leristiwa naas itu terjadi pada Senin (20/7) diduga akibat ledakan gas pipa tanam yang mengakibatkan terhadap dua orang masih dilakukan pencarian.
Berdasarkan data sementara, terdapat tujuh orang yang berada di lokasi saat kejadian. Empat orang berhasil selamat, yaitu Jeavelin (2 tahun), Hasan, seorang sopir dan seorang kurir.
Hingga saat ini terdapat satu korban meninggal dunia yang telah ditemukan, namun untuk data korban masih akan dipastikan. Sementara dua orang korban masih dalam pencarian yang diduga masih berada di bawah reruntuhan bangunan.
“Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan pada pukul 18.40 WIB dari personel Brimob Polda Sumatera Utara.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Basarnas Medan segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan membawa peralatan untuk mendukung proses pencarian dan evakuasi,”sebut dia.(win)
